Mahasiswa MSP UMRAH Raih Beasiswa dari Biorock Indonesia

0
780
Rudiansyah (MSP angkatan 2018)

MSP UMRAH– Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji (MSP UMRAH) berhasil diterima sebagai peserta Scholar Reef 2023: Young Leaders dan dinyatakan sebagai penerima beasiswa pada program ini.

Rudiansyah (MSP’18) menjadi satu-satunya peserta dari Kepulauan Riau yang lolos pada program Scholar Reef 2023. Scholar Reef 2023 merupakan program beasiswa yang diberikan oleh yayasan Biorock Indonesia kepada personal dengan skill di bidang penyelaman. Dalam program ini terdapat beberapa orang yang berhasil diterima, mulai dari sejumlah dosen hingga 2 orang mahasiswa dari seluruh Indonesia. Biorock Indonesia adalah yayasan yang bergerak dalam restorasi terumbu karang, penelitian dan pengembangan, pelatihan dan workshop, dan lain sebagainya. Program ini akan membantu pemulihan terumbu karang untuk perencanaan yang lebih baik demi keberlanjutan lingkungan.

Berbagai pengalaman yang dimiliki Rudi mulai dari bergabung dalam organisasi klub selam UMRAH (OBDC), mengikuti kegiatan proyek survei kesehatan terumbu karang, transplantasi terumbu karang, hingga peran sebagai kepala tim pengelola rehabilitasi terumbu karang sangat mendukungnya untuk berhasil lolos pada program ini.

Program Scholar Reef 2023 akan diselenggarakan selama beberapa bulan baik secara daring yang diadakan mulai tanggal 18 Januari 2023 maupun langsung (luring) yang akan diselenggarakan di Bali pada 6-11 Maret 2023 mendatang. Bentuk kegiatan yang akan dijalankan mulai dari pengambilan dan pengolahan data hingga teknis pelaksanaan rehabilitasi terumbu karang.

“Saya sangat terkesan bisa lolos pada program ini karena Biorock Indonesia ini merupakan yayasan besar yang pengaruhnya luar biasa di Indonesia terhadap terumbu karang. Banyak penelitian bahkan metode baru yang berhasil mereka lakukan. Jadi sangat terkesan sekali”, ungkap Rudi saat diwawancarai di FIKP UMRAH pada Selasa pagi kemarin.

Terakhir, mahasiswa yang mempunyai impian untuk memiliki yayasan rehabilitasi terumbu karang ini juga berpesan kepada adik-adik mahasiswa lain khususnya MSP untuk memanfaatkan potensi yang ada. “Sangat disayangkan sekali apabila basic sebagai pengelola diabaikan. Cobalah kejar dan pertimbangkan kesempatan yang ada karena peluangnya sangat luar biasa”, lanjutnya. (Salsa)

Previous articleKaProdi PSP Universitas Jambi, isi kuliah dosen tamu di MSP UMRAH, bahas terkait alat tangkap berbahaya
Next articleMUSYAWARAH BESAR(MUBES) KE-X HMJ MSP UMRAH